Antara Agama dan Akal budi - PENDAHULUAN
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. (Matius 2 : 37) Kita diciptakan dengan akal budi bukan tanpa sebab? Selalu ada alasan di balik terciptanya sesuatu. Begitu pula dengan hal bernuansa rohani, kita tidak bisa memisahkan pengetahuan dengan kepercayaan kita. Paulus berkata dalam 1 Yohanes 4 : 1 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Kita tentu tahu bahwa iblis adalah bapa segala dusta, ia adalah malaikat yang jatuh dari sorga karena sikap sombongnya untuk duduk di tahta Sang Pencipta, seperti yang dikatakan dalam Yesaya 14 : 12 - 1 7 Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi. hai yang mengalahkan bangsa-bangsa. Engkau yang tadinya berkata dalam...