Kabar Baik - Cek dan ricek kecocokan sejarah, nubuat dan penulisan pada New Testament
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. Datanglah seorang yang di utus Allah, namanya Yohanes; ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
Ia telah ada di dalam Dunia dan dunia
dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada
milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
Tetapi setiap orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak
Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakan
bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan
seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
Firman itu telah menjadi manusia, dan
diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang
diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan
kebenaran.
(Yohanes 1 : 1 – 14)
Shalom bagi kita semua, seperti janji saya dalam blog sebelumnya
untuk mengenalkan seorang pribadi bernama Yesus. Pribadi yang sangat
kontroversial bahkan sebelum Ia lahir hingga saat ini, pribadi yang hadir
dengan nubuatan para nabi-nabi dan yang mempunyai pengikut terhitung pada 2017
sebanyak 23% penduduk bumi atau setara 2,3 miliar orang.
Gaya cerita saya bukan hanya tentang
kisah hidup dan karakter yang Yesus tunjukan
pada perjanjian baru Kitab suci orang Kristen (ALKITAB) dan juga
dokumen-dokumen sejarah namun saya akan menyematkan pula nubuatan tentang
Yesus. Jadi kalian yang membaca bisa melihat sendiri dan menilai sendiri benar
tidaknya atau matching tidak matchingnya antara Yesus, sejarah dan nubuat para
nabi yang berbicara tentang Dia. Dan saya juga menyempatkan
pertanyaan-pertanyaan untuk mendalami beberapa hal detail disana.
Untuk pengenalan tentang Yesus, saya membagi berdasarkan
beberapa point berikut yakni
1.
Kabar
baik
2.
Kelahiran
Yesus
3.
Pelayanan
Yesus yang terbagi atas beberapa sub part yakni Pencobaan, Mujizat dan
pengajaran
4.
Penangkapan
dan penyiksaan yang juga terbagi atas 2 yakni penangkapan dan penyaliban
5.
Kematian
6.
Kebangkitan
7.
Menampakkan
diri
8.
Kenaikan
Sebenarnya dengan melihat part-part
tadi kalian seharusnya sudah tahu jalan hidup Yesus, namun saya ingin kalian
melihat bukti dari hal-hal tersebut bukan hanya basic penjelasan saya semata
namun juga tentang matching tidak dengan nubuatan tentangnya dan sejarah yang
berbicara tentang Dia.
PART 1. KABAR BAIK
Nubuatan 1. Yesaya
7:14
Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda:
sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang
anak laki-laki, dan ia akan menamakan
Dia Imanuel.
Hal ini didukung dengan tergenapinya nubuatan pada
·
Matius
1 : 23
Sesungguhnya, anak dara itu akan
mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia
Imanuel
·
Lukas
1 : 30
Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan
takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
Sesungguhnya engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan
hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Pertanyaan : Mengapa dinamakan Yesus dan bukan Imanuel saja?
Yesus adalah bentuk Yunani dari nama Ibrani “Jehoshua” atau
singkatannya “Joshua” yang berarti pembebas;
penebus atau penyelamat. (Mat 1: 21)
Imanuel sendiri berarti Allah menyertai kita (Mat 1:23)
Lalu ada apa sehingga pribadi kontroversial ini seolah
mempunyai dua nama? Sebenarnya nama pribadi kontroversial ini adalah Yesus, dan
Imannuel adalah sebuah gelar dan julukan.
Nubuatan 2. Kejadian
49 : 10
Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang
pemerintahan dari kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka
kepadanya akan takut bangsa-bangsa.
Buat yang belum tahu, Israel yang adalah
bangsa pilihan Allah (lihat Kej 12 dan kej 28:13) punya 12 suku bangsa dan
salah satunya adalah Yehuda. Suku Yehuda ini ternyata adalah suku yang dipilih
sebagai bagian dari penggenapan janji kelahiran Yesus. Hal ini bisa di lihat
dari silsilah Maria dan Yusuf yang di tetapkan Allah sebagai alat untuk menjadi
orang tua Yesus.
Ayat penggenapannya berada di :
·
Untuk
Yusuf : matius 1 : 1 – 17
·
Untuk
Maria : Lukas 3 : 23 – 38
Detail :
Dalam silsilah Yusuf, kita melihat bahwa ada empat belas
keturunan dari Abraham menuju Daud, lalu ada empat belas turunan dari Daud
sampai pada pembuangan di babel, dan
empat belas keturunan pembuangan di babel sampai pada Yesus Kristus.
(Note: Pembuangan ke Babilonia, atau Pengasingan
ke Babilonia adalah sebuah nama yang diberikan untuk peristiwa pengasingan
& pembuangan orang-orang Yahudi dari Kerajaan
Yehuda kuno ke Babilonia oleh Nebukadnezar II pada tahun 586 SM.
Pembuangan & yang selanjutnya kembali lagi ke Israel dan pembangunan
kembali Bait Salomo merupakan peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah
bangsa & agama Yahudi
dan memiliki dampak jangka panjang terhadap perkembangan budaya & kebiasaan
bangsa Yahudi modern.
Kerajaan Yehuda (juga dikenal dengan
"Kerajaan Selatan") berdiri pada tahun s. 930 SM setelah
pecahnya Kerajaan Israel Bersatu.[1]
Raja Daud diangkat
sebagai raja Israel saat 1007 SM, dan garis Daud
diteruskan melalui Kerajaan Yehuda selama 420 tahun hingga kerajaan runtuh pada
tahun 586 SM oleh Kekaisaran Babilonia di bawah Nebuzaradan,
pemimpin pengawal Nebukadnezar.[2]
Menariknya di sini Maria dan Yusuf
sama-sama berasal dari keturunan Daud atau yang lebih kita kenal sebagai raja
Daud, namun Yusuf merupakan keturunan dari anak raja Daud yakni Salomo (Matius
1 : 6), sedangkan Maria berasal dari keturunan anak raja Daud bernama Natan
(Lukas 3 : 31)
Ayat yang mendukung tentang anak-anak raja Daud ini ada di 2
samuel 5 : 13 – 16 :
Daud mengambil lagi beberapa gundik
dan isteri dari Yerusalem, setelah ia datang dari Hebron dan bagi Daud masih
lahir lagi anak-anak lelaki dan perempuan. inilah nama anak-anak yang lahir
bagi dia di Yerusalem: Syamua, Sobab, Natan, Salomo, Yibhar, Elisua, Nefeg,
Yafia, Elisama, Elyada dan Elifelet.
Tadi telah kita lihat bahwa Maria dan
Yusuf adalah keturunan raja Daud, pemilik tongkat kerajaan Israel yang
diberikan oleh Allah atasnya, namun bagaimana kita yakin bahwa Daud adalah
keturunan Yehuda?
Lihat Rut 4 : 18 – 22 yang
menunjukkan bahwa Daud adalah keturunan dari Peres, Peres sendiri adalah keturunan Yehuda (lihat
kejadian 46 : 12), Yakub adalah keturunan Abraham yang namanya di ganti Allah
menjadi Israel (kejadian 32 : 28).
Melihat nubuat kabar baik, kita bisa tahu bahwa sebelum Yesus dilahirkan (berinkarnasi
menjadi manusia), nubuat tentang-Nya telah di mulai beratus-ratus tahun
sebelumnya oleh nabi-nabi seperti nabi Yesaya dan kemudian di genapi pada abad
ke 20 SM. Bagaimana cerita tergenapinya kelahiran seorang bayi laki-laki yang
diberitakan malaikat kepada perempuan dara tersebut?
Lanjut ke blog berikutnya ya ...
Tuhan memberkati

Comments
Post a Comment